Menutup 2020 Toyota Catat Penjualan 182.000 Unit

Jakarta, Januari 2021 – Di tengah pandemi yang menantang sepanjang tahun 2020, PT Toyota-Astra Motor (TAM) berhasil membukukan total penjualan eceran sebanyak 182.665 unit dengan saham di tingkat yang sama dengan tahun 2019 yaitu sekitar 31%. Pencapaian ini menempatkan Toyota pada posisi yang tepat pemimpin pasar.

“Meski situasi di tahun 2020 cukup menantang, namun kami bersyukur upaya kami dalam mendukung mobilitas telah mendapat respon yang baik dari pelanggan dan masyarakat luas,” ujar Direktur Utama PT. Toyota-Astra Motor, Susumu Matsuda.

Sebelum pandemi meletus di Indonesia, Toyota membukukan penjualan retail sebanyak 66.599 unit pada kuartal pertama (Q1) 2020. Sejalan dengan merebaknya pandemi tersebut, pada kuartal kedua (Q2) penjualan retail Toyota mengalami penurunan yang cukup signifikan. menjadi 26.366 unit, atau 60,4% lebih rendah. dari angka-angka pada kuartal pertama (Q1).

Pada kuartal III (Q3) Toyota mampu bangkit dengan membukukan penjualan retail sebanyak 35.111 unit, atau meningkat 33,2% dibandingkan kuartal II (Q2). Bahkan pada kuartal keempat (Q4), penjualan retail Toyota meningkat signifikan menjadi 54.589 unit, atau lebih tinggi 55,5% dibandingkan kuartal ketiga (Q3).

Secara keseluruhan, penjualan ritel Toyota didukung oleh segmen MPV dengan total penjualan 105.274 unit atau berkontribusi sebesar 57,6%. Ditengah penurunan segmen Rendah MPV Avanza-Veloz berhasil naik dengan mencatatkan 40.728 unit yang secara komposisinya menyumbang 38,7% di segmen MPV Toyota. Sementara itu, Kijang Innova juga mendukung segmen Toyota MPV dengan kontribusi sebesar 28,5% atau 29.952 unit sepanjang tahun 2020.

Penyumbang terbesar kedua penjualan ritel Toyota sepanjang tahun 2020 adalah segmen SUV dengan penjualan 47.995 unit atau menyumbang 26,8% dari total penjualan ritel Toyota. Toyota Rush yang ada di segmennya Medium MPV merupakan kontributor terbesar di segmen Toyota SUV, dengan penjualan retail 34.528 unit atau 71,9% dari segmen Toyota SUV.

Ini sama dengan produknya penumpang, produk komersial juga terkena dampak wabah pandemi, terutama pada kuartal kedua (Q2) di mana total penjualan ritel turun 45%. Namun secara bertahap penjualan retail produk komersial Toyota berangsur membaik, dimana pada kuartal ketiga (Q3) mulai meningkat 16% dari kuartal kedua (Q2). Bahkan pada triwulan keempat (Q4) meningkat lagi sebesar 62% dibandingkan dengan triwulan ketiga (Q3).

Bang Koboi, Toyota

Pasca Penutupan 2020 Toyota Rekor Penjualan 182.000 Unit muncul pertama kali di Automotive Magz.