Hyundai Akan Produksi Mobil Listrik Di Singapura Kok Bukan Di Indonesia?

Jakarta – Straits Time melaporkan bahwa Hyundai Motor Co akan memproduksi kendaraan listrik di Singapura mulai 2022.

Produsen mobil yang berbasis di Seoul itu akan memproduksi 30.000 mobil listrik setahun di pabrik Singapura, dengan sebanyak 6.000 unit akan dijual di negara kota itu, kata surat kabar itu, mengutip Teo Hock Seng, ketua eksekutif distributor Hyundai Komoco Motors.

Kendaraan pertama dari pabrik kemungkinan akan menjadi crossover kompak listrik yang mungkin disebut Ioniq 3, kata surat kabar itu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pembangunan pabrik Singapura seluas 28.000 meter persegi (301.389 kaki persegi) akan dimulai pada Oktober, ditunda mulai Mei karena wabah virus korona, kata surat kabar itu.

Produsen mobil terbesar Korea Selatan mengatakan awal bulan ini pihaknya berencana untuk merilis kendaraan listrik baru, dengan menetapkan target 10% pasar dalam lima tahun. Perusahaan akan meluncurkan tiga model EV dengan merek Ioniq mulai awal 2021 hingga 2024, dengan tujuan menjual 1 juta kendaraan ini pada tahun 2025.

Hyundai Motor juga mengatakan awal tahun ini sedang menyiapkan pusat inovasi di Singapura untuk mengembangkan dan menguji teknologi di seluruh rantai pasokan otomotif, termasuk uji coba proses pembuatan kendaraan listrik. Pembangunan fasilitas di bagian barat negara kepulauan itu ditargetkan selesai pada paruh kedua tahun 2022.

Mengutip juru bicara Hyundai, pabrik di Singapura akan mempekerjakan ratusan pekerja, namun dia menolak memberikan angka investasi untuk proyek tersebut.

Bang Cowboy, Waktu Stratits

Postingan Hyundai Akan Produksi Mobil Listrik Di Singapura Kenapa Tidak Di Indonesia? muncul pertama kali di Automotive Magz.